Sunday, October 09, 2005

Dunia Sophie

Sophie's World by Jostein Gaarder
Diterjemahkan oleh Rahmani Astuti, Penerbit Mizan, 2004

Democritus
65: Jika itu adalah Tuhan atau Takdir, berarti manusia tidak mempunyai kehendak bebas

69: Fatalisme adalah kepercayaan bahwa apapun yang terjadi telah ditentukan..... Dengan demikian "peramal" berusaha untuk meramalkan sesuatu yang sesungguhnya tidak dapat diramalkan.

71: Kata "influenza" benar-benar mengandung arti pengaruh
(influence) jahat dari bintang-bintang.... Pelindung paling penting untuk melawan penyakit, menurut tradisi medis Hippocrates, adalah sikap tidak berlebihan dan cara hidup yang sehat.

Socrates
77: ...Jadi pastilah masyarakat yang menentukan apa yang boleh dan tidak boleh kita lakukan.

80: meskipun ada jawaban untuk pertanyaan filosofis, manusia tidak adapat mengetahui kebenaran mengenai teka-teki alam dan jagad raya.... pandangan seperti itu dinamakan skeptisisme.

83-85 : pemahaman yang sejati harus timbul dari dalam diri sendiri... Baik Yesus maupun Socrates adalah tokoh yang penuh teka-teki, juga bagi rekan-rekan sezaman mereka.... mereka berdua percaya bahwa mereka berbicara atas nama sesuatu yang lebih besar daripada mereka sendiri...

87: ... manusia terbagi dua. Secara umum, mereka sangat yakin atau sama sekali tidak peduli...

Plato
107: ... akal itu kekal dan universal justru karena ia hanya mengungkapkan keadaan-keadaan yang kekal dan universal

113: benarkah manusia membawa sebongkah emas kecil dalam dirinya - permata yang tidak dapat dirusak oleh waktu, jiwa yang akan terus hidup ketika tubuhnya sendiri menjadi tua dan mati?

Aristoteles
135: Ajaran pengobatan Yunani: hanya dengan menjaga keseimbangan dan kesederhanaan sajalah maka aku dapat mencapai kehidupan yang bahagia atau selaras.

Epicurus
155: Kematian tidak menakutkan kita... sebab selama kita ada, kematian tidak bersama kita. Dan ketika ia datang, kita tidak ada lagi.

Dua Kebudayaan
172: Kita juga dapat melihat kesamaan yang jelas dalam cara berpikir di seluruh kebudayaan Indo-Eropa. Kesamaan yang khas adalah cara mereka memandang dunia, yaitu sebagai subyek drama dimana kekuatan Baik dan Jahat saling berhadapan dalam pertarungan yang tak henti-hentinya.

176: Ketidakpatuhan manusia kepada Tuhan merupakan tema yang selalu ada di seluruh Bibel.

180: Ketika kita berbicara tentang Socrates, kita tahu betapa berbahayanya menggugah akal masyarakat. Dengan yesus kita tahu betapa berbahayanya menuntut rasa persaudaraan tanpa syarat dan ampunan tanpa syarat.

Abad Pertengahan
192: (tentang Agama Kristen dan kebudayaan Yunani) ... dan disini peribahasa kunopun berlaku, bahwa mereka yang kawin semakin lama menjadi semakin mirip satu sama lain.

197: (St. Agustin).. Kehendak baik itu hasil karya Tuhan; kehendak jahat adalah akibat meninggalkanTuhan.

206: (tentang mengapa perempuan dianggap lebih rendah dari pria)... menarik untuk dicatat bahwa telur mamalia belum ditemukan hingga tahun 1827. Oleh sebab itu mungkin tidak mengherankan kalau orang beranggapan kaum prialah kekuatan yang kreatif dan memberikan kehidupan dalam reproduksi.

Renaisans
217: Kita tidak hidup di zaman kita saja; kita membawa serta sejarah di dalam diri kita.

220: dan seni percetakan merupakan salah satu faktor yang memaksa Gereja untuk melepaskan posisi awalnya sebagai satu-satunya penyebar pengetahuan

221-223: (humanisme renaisans)... tekanannya pada individualisme... Manusai ada bukan semata-mata demi Tuhan. Karena itu manusia boleh berbahagia dalam kehidupannya di sini sekarang. Dan dengan kebebasan baru untuk berkembang ini, kemungkinannya menjadi tak terbatas.... Tapi humanisme selalu mengandung sisi gelap. Tidak ada jaman yang sepenuhnya baik atau sepenuhnya buruk.

224: (Galileo) Ukurlah apa yang dapat diukur dan buatlah sesuatu yang tidak dapat diukur agar dapat diukur... (Francis Bacon) Pengetahuan adalah kekuasaan

Jaman Barok
254: Perbedaan antara yang material dan yang spiritual sesungguhnya adalah bahwa yang material dapat dipecah-pecah menjadi bagian-bagian yang lebih kecil, sedangkan jiwa bahkan tidak dapat dibagi dua.

Descartes
260: Cogito, ergo sum (Aku berpikir, karena itu aku ada)

Spinoza
277: sub specie aeternitatis (melihat segalah sesuatu dari perspektif keabadian)

Hume
292: Malaikat adalah sebuah gagasan yang rumit. Terdiri atas dua pengalaman berbeda yang sesungguhnya tidak berkaitan...

297: Hume kita sebut seorang agnostik, yang berpendapat bahwa keberadaan Tuhan atau dewa tidak dapat dibuktikan kebenarannya atau ketidakbenarannya

303: Kita tidak pernah dapat menarik kesimpulan dari kalimat berita menjadi kalimat perintah.

Locke
309: "ada atau tiada" bukanlah satu-satunya pertanyaan. Pertanyaan lainnya adalah siapa kita ini.

Kant
360:... ajaran Protestan selalu dicirikan oleh tekanannya pada iman. Gereja Katolik, sebaliknya, sejak awal abad pertengahan lebih mempercayai akal sebagai pilar keimanan.

362: Mungkin kita dapat memahami sekuntum bunga atau seekor serangga, tapi kita tidak akan pernah memahami diri kita sendiri. Lebih mustahil jika kita berharap dapat memahami alam raya.

365: Jika kamu melakukan sesuatu murni karena kewajiban sajalah, maka tindakanmu dapat dikatakan sebagai tindakan moral.

Romantisisme
379: Mereka yang hidup sampai tua biasanya sudah tidak romantis lagi pada usia kira-kira tiga puluh tahun. Sebagian diantara mereka menjadi orang kelas-menengah dan konservatif.

389: Bagi kita, pengarang itu akan menjadi "Tuhan yang tersembunyi"

Hegel
394: Tidak ada 'kebenaran abadi", tidak ada akal yang kekal. Satu-satunya titik pasti ayng dapat dijadikan pegangan bagi filsafat adalah sejarah itu sendiri.

Kierkegaard
435: Mengumpulkan boneka Barbie boleh saja. Tapi menjadi boneka Barbie lebih buruk lagi.

416: Yang penting bukanlah apa yang kamu pikir itu benar atau salah. yang penting adalah bahwa kamu memilih untuk mempunyai pendapat mengenai apa yang benar atau salah.

Jaman kita
493: (Satre) eksistensi manusia mendahului dirinya. Kenyataan bahwa aku ada mendahului apakah aku ini. Eksistensi mendahului esensi

495: (Satre): Kehidupan kita sendiri mempengaruhi cara kita memandang segala sesuatu di dalam ruangan. Jika sesuatu tidak menarik perhatianku, aku tidak melihatnya.

506: Jika aku tidak membiarkan kemungkinan ini tetap terbuka, berarti aku menjadi dogmatis, dan bukan seorang filosof sejati.




0 Comments:

Post a Comment

<< Home